Tragedi faisal, tragedi kita semua

Posted on 7:48 PM, under

Sudah baca berita hari ini? Yah.. Diantara berita banjir, pohon tumbang dan tanah longsor, ada satu berita kecelakaan. Semalam jam 23.00 Faisal menjemput istrinya yang hamil 7 bulan dari tempat istrinya bekerja di Casablanca. Motor yang dikendarainya ditabrak mobil dari arah berlawanan.

Naah.. Faisalnya sendiri luka dan di bawa ke rumah sakit, tapi yang memilukan adalah istrinya yang jatuh dari jalan layang non tol yang menuju tanah abang dan meninggal saat itu juga.

Ya, saat itu motornya memang sedang berada di jalan layang itu. 

Lho? Bukannya kecelakaan kendaraan motor seperti ini sudah biasa terjadi?

Iya. Betul sekali. Tapi bukan itu yang mengganggu benak saya. Yang saya sesali adalah kejadian ini terjadi akibat Faisal yang tidak disiplin, menganggap enteng dan melanggar peraturan.

Pertama : motornya memasuki jalan layang non tol yang dikhususkan bagi kendaraan roda empat
Kedua : sengaja putar balik karena ada razia kendaraan bermotor di ujung jalan
ketiga : (dan ini yang paling bodoh saya kira) melawan arus

Dia pikir siapa ? Superman?

Nah, gara-gara Faisal ini saya jadi ingat perilaku pengendara motor di sekitar tempat tinggal saya. Komplek perumahan saya tinggal ini cukup luas. Sedemikian luasnya hingga harus dibagi kedalam puluhan blok.

Ada satu jalan utama yang menjadi induk dari blok-blok perumahan tadi di kanan kirinya.  Karena jalan besar, maka dibuatlah beberapa titik sebagai tempat untuk belok kanan atau putar balik.

Tapi yang sering terjadi adalah beberapa motor *dan satu dua mobil* yang berjalan melawan arus. Alasannya hanya karena malas memutar karena putaran jalannya terlalu jauh.

Itu juga belum termasuk  `dosa besar` karena tidak memakai helm, membonceng lebih dari 3 orang, membawa motor sambil memangku bayi atau anak balita atau membiarkan bocah ingusan *yang kakinya saja belum bisa menginjak pedal gas* membawa motor orang tuanya.

So? Apa harus mati dulu baru mendapat pelajaran berharga?

Maka, yuk mulai dari dari kita sendiri deh. Mari kita sama-sama berjanji, mulai hari ini, detik ini, saat ini, akan selalu menaati peraturan. Disiplin dan tidak selalu menganggap enteng. Dan buat bapak-bapak dan ibu polantas, kalau bertemu dengan kasus seperti itu mohon langsung saja ditilang. Tiada maaf bagimu deh kalo yang melanggar lalu lintas mulai berkelit ini itu.

Kalau kata Mario Teguh sih, penyesalan memang selalu datang terlambat, kalau datang duluan namanya pendaftaran.

Haha,.. Salem super!!!

(BTR 28 januari 2014. 11.34 wib. Edisi batal ke ibukota. Huhu... Maaf ya lil bro)


edit post

0 Reply to "Tragedi faisal, tragedi kita semua"

  • Post a Comment